Gerakan Orang Tua Asuh Mampu Menurunkan Anak Stunting Di Kabupaten Kupang

Minggu, 21 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat Gubernur NTT Ayodhia Kalake (kedua dari kanan) saat melhat kondisi anak stunting di Desa Raknamo Kabupaten Kupang. (Foto Prokopim Kabupaten Kupang).

Penjabat Gubernur NTT Ayodhia Kalake (kedua dari kanan) saat melhat kondisi anak stunting di Desa Raknamo Kabupaten Kupang. (Foto Prokopim Kabupaten Kupang).

KUPANG MEDIASINTT.COM – Bupati Kupang Korinus Masneno menegaskan program Gerakan Orang Tua Asuh yang gencar dilakukan teryata mampu menurunkan angka stunting di daerah itu.

“Upaya penurunan stunting di Kabupaten Kupang dilakukan melalui gerakan orang tua asuh. Gerakan itu merupakan bentuk kolaborasi antar Pemkab Kupang, TNI/Polri, NGO dan stakeholder lainnya dalam melakukan  penurunan angka stunting. Upaya yang dilakukan tersebut memberikan hasil penurunan angka stunting pada pengukuran bulan Agustus 2023 menjadi 12 persen,” kata Bupati Kupang Korinus Masneno.

Bupati Kupang Korinus Masneno menegaskan hal itu saat menerima Penjabat Gubernur NTT Ayodhia Kalake yang melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kupang pada Sabtu.

Ayodhia Kalake berkunjung ke Kabupaten Kupang dalam rangka memberikan bantuan penanganan stunting di Kecamatan Amabi Oefeto Kabupaten Kupang.

Korinus Masneno mengatakan pada awal kepemimpinanya pada 2019, angka stunting di Kabupaten Kupang berada pada angka 34 persen.

Angka stunting terus mengalami penurunan dan pada 2023 menurun menjadi 12 persen dibawah target nasional yakni 14 persen.

“Upaya pencegahan stunting harus mulai dilakukan saat ibu hamil dengan asupan makanan bergizi yang baik  untuk mencegah adanya anak yang mengalami stunting,” kata Korinus Masneno.

Dikatakannya rendahnya pengetahuan keluarga tentang pola asuh anak dan pola konsumsi pangan keluarga yang bergizi dengan memanfaatkan sumber daya lokal masih sangat terbatas, sehingga perlu dilakukan berbagai upaya intervensi secara tepat sasaran dan tepat waktu dalam menangani stunting sehingga menjadi lebih baik.

Sementara itu Penjabat Gubernur NTT Ayodhia Kalake mengatakan penanganan stunting tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri tetapi butuh kerja kolaborasi semua unsur terkait, karena akan memudahkan dan mempercepat penurunan stunting dan dapat mencapai target yang ditetapkan pemerintah.

Dia mengatakan evaluasi secara berkala secara rutin perlu dilakukan untuk perbaikan jika ada kekurangan.

Pada kesempatan itu Penjabat Gubernur NTT Ayodhia Kalake menyerahkan bantuan berupa satu pasang kambing etawa, 10 ekor ayam petelur, 50 kilogram pakan ayam, telur ayam, 200 kg ikan dan 1.500 ekor bibit ikan nila, dua paket permainan untuk PAUD, 40 set alat edukasi cuci tangan, 2 unit cool box guna mendukung penanganan anak stunting di Desa Raknamo yang memiliki 39 orang anak stunting.

Dia berharap Kambing dan ayam yang diberikan tidak dipotong, tetapi dipelihara karena akan hasilkan susu dan telur yang bermanfaat untuk anak-anak dan ibu-ibu hamil.

“Kami menghimbau Camat dan Kepala Desa agar melakukan gerakkan masyarakat menanam sayur di pekarangan rumah untuk kebutuhan gizi keluarga,” kata Ayodhia Kalake. (Ben)

Berita Terkait

Pemkab Kupang Distribusi Bantuan Beras 238 Ton
Selama Delapan Bulan 30 Anak Bayi Di Kabupaten Kupang Meninggal
Pemkab Kupang Dorong Rantai Pasok Produk Lokal Bagi Kebutuhan MBG
Pesta Pelindung Paroki merupakan momentum Perkuat Iman Umat
Pemkab Kupang Komitmen Bentuk Sekolah Tangguh Bencana
Bupati Kupang Dorong Para Pemuda Jadi Wira Usaha Muda Mandiri
Bupati Kupang Serahkan Bantuan Rp1 Miliar Bagi Korban Gempa Flores
Kemenkum NTT Gandeng Pemkab Kupang Perkuat Posbankum

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 06:05

Pemkab Kupang Distribusi Bantuan Beras 238 Ton

Senin, 21 September 2026 - 06:48

Selama Delapan Bulan 30 Anak Bayi Di Kabupaten Kupang Meninggal

Kamis, 10 September 2026 - 00:24

Pemkab Kupang Dorong Rantai Pasok Produk Lokal Bagi Kebutuhan MBG

Minggu, 6 September 2026 - 13:20

Pesta Pelindung Paroki merupakan momentum Perkuat Iman Umat

Kamis, 3 September 2026 - 09:47

Pemkab Kupang Komitmen Bentuk Sekolah Tangguh Bencana

Berita Terbaru

Undana siapkan fasilitas pendidikan darurat di lokasi bencana gempa bumi di Pulau Flores.

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

Undana Siapkan Fasilitas Pendidikan Darurat Bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 2 Sep 2026 - 08:20

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

Mahasiswa Undana Raih Juara Adventure Off-Road 2026

Jumat, 25 Sep 2026 - 04:46

Pulau Timor

Pemkab Kupang Distribusi Bantuan Beras 238 Ton

Kamis, 24 Sep 2026 - 06:05

Kepala SMK Negeri 1  Kupang Frengki A Lesiangi

BAKU DAPA DI KOTA KUPANG

SMK Negeri 1 Kupang Utus Tim Voli Terbaik Ikut SMSI Cup 2026

Kamis, 24 Sep 2026 - 05:54

Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT), Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., meresmi kan revitalisasi gedung Sekolah Menengah Teologi Pertama (SMPTK) Imanuel Tuapakas Kecamatan Kualin Kabupaten TTS . Foto/Humas Polda NTT

BAKU DAPA DI KOTA KUPANG

Kapolda NTT Resmikan Revitalisasi Gedung SMPTK Imanuel Tuapakas

Kamis, 24 Sep 2026 - 02:55

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

Undana Dan UMPSA Malaysia Bangun Kerjasama Bidang Akademik

Rabu, 23 Sep 2026 - 07:39