Sembilan Mahasiswa Jadi Korban Pemerkosaan Senior

Minggu, 23 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi-korban-pemerkosaan

ilustrasi-korban-pemerkosaan

“Saya tidak membantah viralnya informasi tersebut. Oleh sebab itu saya telah meminta WR III untuk menelusuri kasus tersebut,” kata Masdar

Surabaya, MediasiNTT.Com-Kasus dugaan pelecehan seksual kembali terjadi di lingkungan kampus, kali ini aksi tersebut terjadi di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel, Surabaya.

Kejadian tersebut belakangan viral di media sosial usai akun Instagram @uinsa.garis.lurus mengunggahya di dunia maya.

Akun instagram @uinsa.garis.lurus seperti diberitakan liputan6.com sebelumnya mengunggah foto yang berisi ajakan agar para korban berani berbicara dan mengungkap kasus pelecehan seksual yang mereka alami. Setidaknya dalam kurun waktu sepekan, ada 9 korban yang mengadu kepada @uinsa.garis.lurus melalui direct massage.

“Kami mencatat selama 3 tahun (2019-2021), sedikitnya ada 9 perempuan yang menjadi korban kekerasan seksual dari hasil attention yang kami post tepat pada tanggal 2 Januari 2022 pekan lalu. laporan yang kami terima dari 9 penyintas tersebut setidaknya telah tercatat 17 kali kasus kekerasan seksual yang mereka alami, baik dari pelaku yang sama dengan korban yang berbeda, begitupun sebaliknya” tulis akun @uinsa.garis.lurus dalam unggahannya pada Kamis (13/1/2022).

Akun instagram itu juga menyebut bahwa dugaan pelecehan seksual itu terjadi di ranah publik komunitas yang ada di UIN Sunan Ampel Surabaya.

Adapun dugaan kekersan seksual yang dialami oleh korban adalah perkosaan dan pencabulan.

“Usia Korban yang ditemukan antara 19-26 tahun. Kekerasan seksual menjadi lebih sulit diungkap dan ditangani dibanding kekerasan terhadap perempuan lainnya karen sering dikaitkan dengan konsep moralitas masyarakat,” lanjut @uinsa.garis.lurus dalam unggahannya.

Sementara itu salah seorang mahasiswi UINSA Surabaya yang enggan disebutkan namanya membenarkan ihwal dugaan kekerasan seksual yang terjadi di kampusnya itu. Menurut dia, terduga pelaku adalah seorang mahasiswa yang masih aktif mengenyam pendidikan di UINSA Surabaya.

“Dari informasi yang saya terima dia merupakan Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum,” kata dia kepada Liputan6.com, Jumat (21/1/2022).

Dia juga menjelaskan bahwa terduga pelaku kekerasan seksual di UINSA Surabaya itu juga merupakan aktivis organisasi pergerakan mahasiswa. Begitu pula sebagian besar korbannya juga merupakan anggota dari organisasi yang sama.

“Aktivis PMII. Korbannya juga ada beberapa dari organisasi yang sama,” sebutnya.

Sementara itu Rektor UINSA, Masdar Hilmy mengaku bahwa informasi ihwal dugaan pelecehan seksual di kampus yang ia pimpin itu telah sampai kepada dirinya.

Pihaknya pun saat ini telah meminta Wakil Rektor bidang kemahasiswaan untuk menyelidiki kasus tersebut.

“Saya tidak membantah viralnya informasi tersebut. Oleh sebab itu saya telah meminta WR III untuk menelusuri kasus tersebut,” kata Masdar, beberapa waktu lalu.

Masdar mengatakan bahwa hingga saat ini pihak rektorat sama sekali belum menerima laporan apapun dari mahasiswi yang menjadi korban dugaan kekerasan seksual tersebut. Ia pun menegaskan bahwa pihaknya akan menindak lanjuti kasus tersebut jika dirinya telah menerima laporan.

“Belum ada laporan. Kalau ada pasti kita tindak lanjuti,” terangnya.(ria)

Berita Terkait

Turnamen Voli SMSI Cup Siap Digelar, Berbagai Doorprize untuk Penonton Dihadirkan
Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko Terima Bintang Kehormatan LVRI
Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif, Oleh: Komaruddin Hidayat, Ketua Dewan Pers
Fraksi Gerindra NTT Menilai Open Turnamen Voli SMSI Cup Jaring Bibit Atlet PON
Gerindra Usul Pangkas Dana Perjalanan Dinas Anggota DPRD NTT
TB Gramedia Kupang Dukung Turnamen Voli SMSI Cup 2026
JAM Intel Kejagung: Pokja Newsroom Jaga Desa SMSI dan ABPEDNAS Jadi Mitra Strategis Kejaksaan
Hasim Djojohadikusumo : Saya Datang Karena Percaya SMSI

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 08:13

Turnamen Voli SMSI Cup Siap Digelar, Berbagai Doorprize untuk Penonton Dihadirkan

Jumat, 18 September 2026 - 10:45

Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko Terima Bintang Kehormatan LVRI

Sabtu, 12 September 2026 - 02:49

Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif, Oleh: Komaruddin Hidayat, Ketua Dewan Pers

Rabu, 9 September 2026 - 12:59

Fraksi Gerindra NTT Menilai Open Turnamen Voli SMSI Cup Jaring Bibit Atlet PON

Senin, 7 September 2026 - 21:26

Gerindra Usul Pangkas Dana Perjalanan Dinas Anggota DPRD NTT

Berita Terbaru

Undana siapkan fasilitas pendidikan darurat di lokasi bencana gempa bumi di Pulau Flores.

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

Undana Siapkan Fasilitas Pendidikan Darurat Bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 2 Sep 2026 - 08:20

BAKU DAPA DI KOTA KUPANG

Kapolda NTT Meninjau Lokasi Pembibitan Kelor Di Kabupaten Kupang

Selasa, 29 Sep 2026 - 22:35

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

Pascasarjana Ilmu Komunikasi Undana Tembus Top 15 Indonesia

Selasa, 29 Sep 2026 - 22:17

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

Undana Bantu Rehabilitasi Ruangan Belajar SD GMIT 2 Kuanino Kota Kupang

Selasa, 29 Sep 2026 - 15:25

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

Undana Menggelar Tes Kemampuan Akademim Bagi Kepala SMA Di NTT

Senin, 28 Sep 2026 - 21:08