Peduli Bencana Gempa Flores , Undana Kirim Tim Relawan Ke Daerah Terdampak

Rabu, 19 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Rektor III Undana, Dr. Rudi Rohi, M.Si., dengan didampingi oleh Wakil Rektor I, Prof. Dr. drh. Annytha I. R. Detha, M.Si. melepas tim relawan Undana menuju lokasi terdampak gempa bumi di Pulau Flores, NTT

Wakil Rektor III Undana, Dr. Rudi Rohi, M.Si., dengan didampingi oleh Wakil Rektor I, Prof. Dr. drh. Annytha I. R. Detha, M.Si. melepas tim relawan Undana menuju lokasi terdampak gempa bumi di Pulau Flores, NTT

“Duka itu memang terjadi dan kita semua merasakannya. Dalam suasana bencana, kita harus saling bergandengan tangan. Apa pun kontribusi yang kita berikan untuk membantu saudara-saudara kita yang mengalami musibah, akan sangat berarti,” ujar Dr. Rudi.

KUPANG,MEDIASINTT.COM – Universitas Nusa Cendana (Undana)  mengirim Tim Kemanusiaan tahap pertama yang terdiri atas 20 personel menuju Pulau Flores guna melakukan asesmen awal serta mendistribusikan bantuan bagi korban gempa bumi berkekuatan 7,7 Skala Richter (SR) yang mengguncang Pulau Flores  15 Agustus 2026 lalu.

Langkah tanggap darurat ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan aplikasi nyata ilmu pengetahuan perguruan tinggi di tengah musibah yang menimpa masyarakat Flores. Kehadiran tim di lokasi bencana ditujukan untuk memetakan kebutuhan secara akurat, mendistribusikan bantuan logistik darurat, sekaligus meletakkan dasar bagi program pemulihan pascabencana jangka panjang.

Misi kemanusiaan tersebut dilepas secara resmi di Lobi Rektorat Undana oleh Wakil Rektor III Undana, Dr. Rudi Rohi, M.Si., dengan didampingi oleh Wakil Rektor I, Prof. Dr. drh. Annytha I. R. Detha, M.Si. Dalam sambutannya, Dr. Rudi menegaskan pentingnya solidaritas dan penanganan bencana yang berlandaskan empati.

“Duka itu memang terjadi dan kita semua merasakannya. Dalam suasana bencana, kita harus saling bergandengan tangan. Apa pun kontribusi yang kita berikan untuk membantu saudara-saudara kita yang mengalami musibah, akan sangat berarti,” ujar Dr. Rudi.

Ia menambahkan bahwa peran perguruan tinggi tidak boleh sebatas pada kegiatan akademik semata, melainkan harus hadir secara langsung di lapangan. Bencana alam ini juga dipandang sebagai momentum pembelajaran langsung bagi sivitas akademika dalam memahami penanganan, mitigasi, serta antisipasi risiko bencana di masa depan.

Dalam laporan pelaksanaannya, Pembina Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Undana, Nixon Rammang, S.Hut., M.Si., menyampaikan bahwa pemberangkatan 20 personel ini merupakan aksi kemanusiaan menyeluruh dari institusi Undana, di mana Mapala bertindak sebagai salah satu ujung tombak operasional lapangan.

Komposisi tim tahap awal ini mencakup sembilan anggota Mapala, enam mahasiswa, serta unsur dosen. Tim memberangkatkan armada kendaraan yang mengangkut bantuan sembako dan perlengkapan pendukung yang telah dihimpun sesuai data kebutuhan awal masyarakat terdampak.

Tim gelombang pertama dijadwalkan berada di lokasi bencana selama kurang lebih satu minggu. Tugas utama tim adalah melakukan pengamatan riil dan menyusun laporan tertulis serta visual sebagai bahan pertimbangan pimpinan Undana dalam mengambil kebijakan penanganan lanjutan. Data hasil asesmen ini kelak digunakan sebagai acuan penetapan program KKN Tematik pada gelombang kedua yang akan berada di lokasi dalam jangka waktu lebih panjang guna mendukung proses pemulihan masyarakat.

Keterlibatan mahasiswa dalam aksi ini juga membawa dimensi empati tersendiri, mengingat sebagian besar mahasiswa Undana berasal dari Flores. Vento Taneo, salah seorang perwakilan mahasiswa dari Resimen Mahasiswa (MENWA) Undana, menyatakan bahwa keberangkatan tim bertujuan untuk memberikan bantuan fisik sekaligus dukungan moral agar warga terdampak dapat segera pulih dan bangkit kembali.

Melalui pelepasan tim kemanusiaan ini, Undana menegaskan komitmennya untuk tidak sekadar menjadi rumah ilmu pengetahuan, melainkan juga institusi yang hadir secara konkrit membawa empati, bantuan, dan kepedulian bagi masyarakat Flores pascabencana. (ben)

Berita Terkait

Undana Implementasi Penerapan Sistem Pertanian Terpadu Di Kupang Tengah
Rektor Jefri Balle Evaluasi Tantangan Dihadapi FISIP Undana
Undana Lakukan Pelatihan Usaha Ternak Bagi Peternak Di Kabupaten Kupang
Pascasarjana Ilmu Komunikasi Undana Tembus Top 15 Indonesia
Undana Bantu Rehabilitasi Ruangan Belajar SD GMIT 2 Kuanino Kota Kupang
Undana Menggelar Tes Kemampuan Akademim Bagi Kepala SMA Di NTT
Tingkatkan Citra Publik, Humas Undana Gelar Pendampingan Pengelolaan Media Digital RSU Undana
FKM Undana Gelar Kegiatan PKM “Pandai Digital”

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:37

Rektor Jefri Balle Evaluasi Tantangan Dihadapi FISIP Undana

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:13

Undana Lakukan Pelatihan Usaha Ternak Bagi Peternak Di Kabupaten Kupang

Selasa, 29 September 2026 - 22:17

Pascasarjana Ilmu Komunikasi Undana Tembus Top 15 Indonesia

Selasa, 29 September 2026 - 15:25

Undana Bantu Rehabilitasi Ruangan Belajar SD GMIT 2 Kuanino Kota Kupang

Senin, 28 September 2026 - 21:08

Undana Menggelar Tes Kemampuan Akademim Bagi Kepala SMA Di NTT

Berita Terbaru

Undana siapkan fasilitas pendidikan darurat di lokasi bencana gempa bumi di Pulau Flores.

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

Undana Siapkan Fasilitas Pendidikan Darurat Bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 2 Sep 2026 - 08:20

BAKU DAPA DI KOTA KUPANG

Bank NTT Bungkam PDAM Kupang Dalam SMSI Cup 2026

Senin, 5 Okt 2026 - 20:33

BAKU DAPA DI KOTA KUPANG

Pertarungan Sengit, Fatu Mone Bungkam BI Dalam Turnamen SMSI Cup 2026

Senin, 5 Okt 2026 - 20:09

BAKU DAPA DI KOTA KUPANG

Pemda NTT Dan PBVSI Apresiasi SMSI Gelar Turnamen Bola Voli

Minggu, 4 Okt 2026 - 02:45

BAKU DAPA DI KOTA KUPANG

Geliat UMKM Ramaikan Tournamen SMSI Cup 2026

Sabtu, 3 Okt 2026 - 20:55