“KKN Berdampak tidak hanya menempatkan mahasiswa di tengah masyarakat, tetapi juga mendorong mereka menghadirkan program yang menjawab kebutuhan dan memberikan manfaat nyata. Dalam semangat Hari Anak Nasional, kami ingin memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak-anak sekaligus menumbuhkan kesadaran mahasiswa mengenai pentingnya kepedulian terhadap pendidikan, tumbuh kembang, dan perlindungan anak,” jelas Mey Jagi.
KUPANG,MEDIASINTT.COM – Universitas Persatuan Guru (UPG) 1945 NTT melalui mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 24 bersama Dosen Pendamping Lapangan melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Mandiri di TK Dorkas, Kelurahan Nunhila, Kota Kupang, Jumat (24/7/2026).
Kegiatan pendampingan yang dilakukan kelompok 24 ini dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026 merupakan bagian dari pelaksanaan program KKN Berdampak UPG 1945 NTT, yang diarahkan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pendidikan dan pembentukan karakter anak usia dini.
Selain menjadi bagian dari program KKN Berdampak, kegiatan ini juga dilaksanakan untuk menyemarakkan peringatan Hari Anak Nasional.
Melalui kegiatan tersebut, UPG 1945 NTT ingin menunjukkan kepedulian terhadap hak anak untuk belajar, bermain, berkreasi, memperoleh perlindungan, dan tumbuh dalam lingkungan yang aman serta menyenangkan.
Kegiatan yang diikuti sekitar 60 anak tersebut dikemas secara menarik melalui pendekatan belajar sambil bermain. Anak-anak dibagi menjadi empat kelompok agar setiap peserta dapat mengikuti seluruh kegiatan secara aktif, tertib, dan menyenangkan.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa mendampingi anak-anak dalam berbagai aktivitas edukatif yang bertujuan melatih keberanian, kerja sama, kreativitas, kedisiplinan, serta kemampuan berkomunikasi. Salah seorang mahasiswa secara khusus bertugas melakukan dokumentasi sebagai bagian dari pelaporan dan evaluasi kegiatan.
Kepala TK Dorkas, Marthina Nora A. Lasa, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada UPG 1945 NTT, dosen pendamping, serta mahasiswa KKN atas pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurutnya, kegiatan edukatif yang diberikan telah menghadirkan pengalaman belajar yang berbeda dan menyenangkan bagi anak-anak.
“Kami menyambut baik kegiatan ini karena anak-anak tidak hanya bermain, tetapi juga belajar berinteraksi, bekerja sama, dan menunjukkan keberanian. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari sukacita bersama dalam memperingati Hari Anak Nasional. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan,” ujar Marthina.
Lurah Nunhila, Ebenhaezer Kana Djara, S.E., turut memberikan apresiasi terhadap keterlibatan UPG 1945 NTT dan mahasiswa KKN dalam kegiatan sosial dan pendidikan di wilayah Kelurahan Nunhila.
Ia menilai bahwa program KKN Berdampak merupakan bentuk kolaborasi positif antara perguruan tinggi, pemerintah kelurahan, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam mendukung perkembangan serta pendidikan karakter anak sejak usia dini.
“Kehadiran dosen dan mahasiswa di tengah masyarakat memberikan manfaat yang nyata. Pemerintah Kelurahan Nunhila mendukung berbagai kegiatan edukatif yang membantu meningkatkan kualitas pendidikan dan kebahagiaan anak-anak di wilayah kelurahan,” ungkapnya.
Dosen Pendamping Lapangan, Mey Jagi, S.E., M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat sekaligus wujud nyata program KKN Berdampak UPG 1945 NTT.
“KKN Berdampak tidak hanya menempatkan mahasiswa di tengah masyarakat, tetapi juga mendorong mereka menghadirkan program yang menjawab kebutuhan dan memberikan manfaat nyata. Dalam semangat Hari Anak Nasional, kami ingin memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak-anak sekaligus menumbuhkan kesadaran mahasiswa mengenai pentingnya kepedulian terhadap pendidikan, tumbuh kembang, dan perlindungan anak,” jelas Mey Jagi.
Walaupun dilaksanakan dalam waktu yang relatif singkat, kegiatan berlangsung penuh semangat dan mendapat respons positif dari anak-anak serta para guru. Anak-anak terlihat antusias mengikuti setiap aktivitas yang dipandu oleh mahasiswa.
Melalui kegiatan PKM Mandiri ini, diharapkan hubungan kerja sama antara UPG 1945 NTT, Pemerintah Kelurahan Nunhila, dan TK Dorkas dapat terus terjalin dalam mendukung program pendidikan, perlindungan anak, dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
Kegiatan ditutup dengan pembagian alat tulis oleh mahasiswa dan dosean kepada seluruh anak TK Dorkas. (ben)





