Pertamina Patra Niaga NTT Kirim Bantuan Logistik melalui Jalur Laut

Jumat, 21 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Bantuan ini bukan hanya tentang barang yang dikirimkan, tetapi tentang kepedulian dari keluarga besar Pertamina di NTT kepada saudara-saudara kami di FT Reo. Ketika satu unit mengalami kesulitan, seluruh unit lainnya ikut merasakan dan bergerak bersama. Semangat inilah yang menjadi kekuatan kami untuk saling membantu, terutama dalam situasi seperti ini,” ujar Ahad.

MAUMERE, MEDIASINTT COM – Ketika gempa berdampak pada kehidupan masyarakat dan pekerja Pertamina Patra Niaga di Reo, kepedulian datang dari berbagai penjuru Nusa Tenggara Timur (NTT).

Keluarga besar Pertamina Patra Niaga dari seluruh Aviation Fuel Terminal (AFT) dan Fuel Terminal (FT) wilayah NTT bergerak bersama mengumpulkan bantuan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga dan pekerja Fuel Terminal Reo.

Bantuan tersebut merupakan hasil sinergi dan kepedulian antar perusahaan dalam Pertamina Group di NTT.

Bantuan yang dihimpun secara swadaya oleh seluruh FT dan AFT di wilayah NTT diberangkatkan dari Maumere menuju Reo pada 18 Agustus 2026 menggunakan MT PIS Prabumulih, kapal tanker milik Pertamina International Shipping (PIS).

Kapal pengangkut bantuan itu tiba di Pelabuhan Laut di Kedindi, Reo pada 19 Agustus 2026 dengan membawa berbagai kebutuhan untuk membantu masyarakat dan pekerja dalam menghadapi masa pemulihan pascagempa.

Sebelum diberangkatkan, seluruh bantuan dikumpulkan terlebih dahulu di FT Maumere. Nilai bantuan yang terkumpul sekitar Rp42 juta, terdiri atas kebutuhan pangan, perlengkapan kesehatan, peralatan rumah tangga, hingga dukungan energi.

Untuk kebutuhan sehari-hari, bantuan meliputi beras, air mineral, mi instan, kopi sachet, telur, roti, gula, minuman energi, minyak goreng, dan minyak kayu putih. Bantuan kesehatan juga disiapkan untuk membantu menjaga kondisi masyarakat dan pekerja selama masa pemulihan.

Sementara itu, berbagai perlengkapan yang dibutuhkan untuk menunjang aktivitas sehari-hari turut dikirimkan, antara lain sandal jepit, selimut, tikar, kompor dan regulator, kasur busa, gayung, perlengkapan kebersihan, serta terpal dalam berbagai ukuran. Bantuan gas juga disertakan untuk mendukung kebutuhan memasak.

Pengiriman melalui jalur laut dipilih karena saat itu kondisi akses darat menuju Reo masih menghadapi sejumlah kendala. Beberapa titik longsor dan kerusakan jalan membuat distribusi melalui jalur darat belum dapat berjalan secara optimal.

Di sisi lain, kondisi di Reo membuat kebutuhan logistik menjadi semakin penting. Sejumlah pertokoan masih tutup setelah gempa, sementara sebagian warga harus mengungsi sehingga akses terhadap kebutuhan sehari-hari menjadi lebih terbatas.

Dalam keterangan tertulisnya, Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menyampaikan bahwa kondisi tersebut mendorong seluruh A&FT di NTT untuk tidak tinggal diam.

Bantuan dikumpulkan dari berbagai unit, sedikit demi sedikit, kemudian disatukan dan dikirimkan melalui jalur laut agar dapat menjangkau Reo.

“Bantuan ini bukan hanya tentang barang yang dikirimkan, tetapi tentang kepedulian dari keluarga besar Pertamina di NTT kepada saudara-saudara kami di FT Reo. Ketika satu unit mengalami kesulitan, seluruh unit lainnya ikut merasakan dan bergerak bersama. Semangat inilah yang menjadi kekuatan kami untuk saling membantu, terutama dalam situasi seperti ini,” ujar Ahad.

Bagi keluarga besar Pertamina Patra Niaga di NTT, bantuan tersebut menjadi wujud sederhana dari semangat gotong royong. Apa yang dikumpulkan dari berbagai A&FT akhirnya menjadi satu dukungan bersama bagi masyarakat dan pekerja FT Reo yang sedang menghadapi masa sulit.

Pengiriman bantuan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Pertamina Patra Niaga untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama ketika kebutuhan di lapangan meningkat akibat kondisi darurat. Di tengah keterbatasan akses dan situasi pascabencana, kepedulian dan kebersamaan menjadi kekuatan untuk membantu masyarakat melewati masa pemulihan. (Ben)

Berita Terkait

BI Kupang Gelar FCE 2026 Bangkitkan UMKM NTT
Perkuat Ekosistem Kampus, Undana Gelar Pontuak Festival 2026
PLN Perkuat Mutu Pelayanan Kelistrikan Di Pulau Sumba
Undana Bahas Perdagangan Bebas Indonesia-Timor Leste
Sambut Hari Pelanggan Nasional, PLN Pastikan Tanpa Gangguan Jaringan
PLN Bergerak Cepat Perbaiki Gardu Induk Flores Demi Pulihkan Kelistrikan
Lembaga Penyaluran BBM Di Pulau Flores Tidak Terdampak Gempa
PT Flobamor Target Laba Rp4 Miliar Demi Pulihkan Keuangan Perusahan

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 06:25

BI Kupang Gelar FCE 2026 Bangkitkan UMKM NTT

Senin, 14 September 2026 - 23:14

Perkuat Ekosistem Kampus, Undana Gelar Pontuak Festival 2026

Senin, 14 September 2026 - 00:35

PLN Perkuat Mutu Pelayanan Kelistrikan Di Pulau Sumba

Jumat, 11 September 2026 - 02:32

Undana Bahas Perdagangan Bebas Indonesia-Timor Leste

Senin, 7 September 2026 - 03:05

Sambut Hari Pelanggan Nasional, PLN Pastikan Tanpa Gangguan Jaringan

Berita Terbaru

Undana siapkan fasilitas pendidikan darurat di lokasi bencana gempa bumi di Pulau Flores.

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

Undana Siapkan Fasilitas Pendidikan Darurat Bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 2 Sep 2026 - 08:20

BAKU DAPA DI KOTA KUPANG

Pemda NTT Dan PBVSI Apresiasi SMSI Gelar Turnamen Bola Voli

Minggu, 4 Okt 2026 - 02:45

BAKU DAPA DI KOTA KUPANG

Geliat UMKM Ramaikan Tournamen SMSI Cup 2026

Sabtu, 3 Okt 2026 - 20:55

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

Undana Implementasi Penerapan Sistem Pertanian Terpadu Di Kupang Tengah

Sabtu, 3 Okt 2026 - 06:53

BAKU DAPA DI KOTA KUPANG

Wali Kota Christian Widodo Pimpin Pembahasan RDTR Kota Kupang

Jumat, 2 Okt 2026 - 20:47