Musim Kemarau Di NTT Dimulai April 2023

Rabu, 29 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Stasiun Klimatologi NTT BMKG Rahmattulloh Adji (kiri)

Kepala Stasiun Klimatologi NTT BMKG Rahmattulloh Adji (kiri)

“Awal musim kemarau terjadi seiring aktifnya monsun Australia pada April 2023 yang akan dimulai dari wilayah NTT, Nusa Tenggara Barat, dan Bali. Berdasarkan analisisi dilakukan BMKG maka sejumlah daerah di NTT mulai memasuki musim kemarau pada April 2023 ” kata Kepala Stasiun Klimatologi NTT BMKG Rahmattulloh Adji

KUPANG, MEDIASINTT.COM – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi sejumlah wilayah di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) segera memasuki awal musim kemarau pada April 2023.

“Awal musim kemarau terjadi seiring aktifnya monsun Australia pada April 2023 yang akan dimulai dari wilayah NTT, Nusa Tenggara Barat, dan Bali,” kata Kepala Stasiun Klimatologi NTT BMKG Rahmattulloh Adji di Kupang, Jumat, (31/3/2023).

Ia mengatakan hal itu berkaitan dengan waktu awal musim kemarau 2023 di NTT.

Ia menjelaskan, awal musim kemarau umumnya berkait erat dengan peralihan angin baratan (Monsun Asia) menjadi angin timuran (Monsun Australia).

Dari total 28 zona musim di NTT, kata dia, sebanyak 27 zom atau 96,4 persen diprakirakan akan mengawali musim kemarau bulan April 2023.Sedangkan untuk 1 zon mengalami awal kemarau pada Mei.

Rahmattulloh menjelaskan jika dibandingkan terhadap rata-rata klimatologis, awal musim kemarau (periode 1991-2020), maka awal musim kemarau di NTT diprakirakan maju pada 13 zom.

Sedang, awal musim kemarau yang sama dengan normal terjadi pada 8 zom, dan awal musim kemarau mundur pada 7 zom.

Wilayah yang awal kemarau diprediksikan maju yaitu sebagian kecil Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo.

Selain itu, Kabupaten Ende, Sikka, Sumba Barat Daya, Sumba Barat, Sumba Tengah, Sumba Timur, Rote Ndao, sebagian Flores Timur, Malaka, serta sebagian besar Timor Tengah Utara dan Belu.

Rahmattulloh mengatakan musim kemarau pada tahun 2023 umumnya akan tiba lebih awal dibandingkan dengan biasanya. Curah hujan yang turun pada periode musim kemarau 2023 diprediksi akan normal hingga lebih kering dibandingkan biasanya. (Ade/ant)

Berita Terkait

Perpamsi NTT, Hadirkan BPKP Perkuat Pengawasan Perusahan Daerah Air Minum Di NTT
BI Kupang Gelar FCE 2026 Bangkitkan UMKM NTT
Perkuat Ekosistem Kampus, Undana Gelar Pontuak Festival 2026
PLN Perkuat Mutu Pelayanan Kelistrikan Di Pulau Sumba
Undana Bahas Perdagangan Bebas Indonesia-Timor Leste
Sambut Hari Pelanggan Nasional, PLN Pastikan Tanpa Gangguan Jaringan
PLN Bergerak Cepat Perbaiki Gardu Induk Flores Demi Pulihkan Kelistrikan
Pertamina Patra Niaga NTT Kirim Bantuan Logistik melalui Jalur Laut

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:20

Perpamsi NTT, Hadirkan BPKP Perkuat Pengawasan Perusahan Daerah Air Minum Di NTT

Selasa, 22 September 2026 - 06:25

BI Kupang Gelar FCE 2026 Bangkitkan UMKM NTT

Senin, 14 September 2026 - 23:14

Perkuat Ekosistem Kampus, Undana Gelar Pontuak Festival 2026

Senin, 14 September 2026 - 00:35

PLN Perkuat Mutu Pelayanan Kelistrikan Di Pulau Sumba

Jumat, 11 September 2026 - 02:32

Undana Bahas Perdagangan Bebas Indonesia-Timor Leste

Berita Terbaru

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

PKM Undana Olah Kacang Merah Jadi Tepung Bakso Dan Nugget

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:53

BAKU DAPA DI KOTA KUPANG

Polda NTT Tahan Rusna Pimpinan PT Tugas Mulai Terseret Kasus Dugaan TPPO YN

Jumat, 23 Okt 2026 - 07:43