Undana Buka Prodi Teknik Geologi Geothermal

Kamis, 20 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM RI, Prof. Dr. Eng. Eniya Listiani Dewi, B.Eng., M.Eng., IPU., menyerahkan SK pembentukan prodi  Teknik Geologi Konsentrasi Geothermal pada Fakultas Sains dan Teknologi (FST) kepada Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Undana, Prof. Philiphi de Rozari, S.Si., M.Si., M.Sc., Ph.D.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM RI, Prof. Dr. Eng. Eniya Listiani Dewi, B.Eng., M.Eng., IPU., menyerahkan SK pembentukan prodi Teknik Geologi Konsentrasi Geothermal pada Fakultas Sains dan Teknologi (FST) kepada Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Undana, Prof. Philiphi de Rozari, S.Si., M.Si., M.Sc., Ph.D.

“Undana berkomitmen menyiapkan laboratorium, penguatan kapasitas dosen, hingga kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri guna menyambut mahasiswa angkatan pertama pada Fakultas Sains dan Teknologi,” tegas Wakil Rektor IV Undana, Prof. Philiphi de Rozari.

KUPANG, MEDIASINTT.COM – Universitas Nusa Cendana (Undana) segera embuka  Program Studi Teknik Geologi Konsentrasi Geothermal pada Fakultas Sains dan Teknologi (FST) setelah mengantongi  Surat izin operasional  dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia di Jakarta, Kamis (20/8/2026).

Penyerahan SK  dilakukan Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM RI, Prof. Dr. Eng. Eniya Listiani Dewi, B.Eng., M.Eng., IPU., kepada Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Undana, Prof. Philiphi de Rozari, S.Si., M.Si., M.Sc., Ph.D.

Prosesi penyerahan izin operasional program studi baru tersebut turut disaksikan oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik Prof. Dr. drh. Annytha Ina Rohi Detha, M.Si., Wakil Dekan I FST Prof. Dr. Dra. Maria Agustina Kleden, M.Sc., serta Koordinator Prodi Pertambangan Dr. Noni Banunaek, S.T., M.T.

Penerbitan SK ini menjadi hasil konkrit dari kolaborasi strategis antara Undana dan Kementerian ESDM untuk memenuhi kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) ahli di bidang energi terbarukan guna mengelola potensi panas bumi (geothermal) yang melimpah di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Merespons izin tersebut, pihak rektorat menegaskan kesiapan institusi dalam menyambut mahasiswa angkatan pertama di FST Undana melalui penyediaan fasilitas laboratorium, penguatan kapasitas staf pengajar, hingga penyusunan kurikulum yang terintegrasi dengan kebutuhan industri.

Di samping menyerahkan SK pembentukan prodi, Dirjen EBTKE Kementerian ESDM RI juga menyampaikan belasungkawa dan empati mendalam atas musibah gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 yang menimpa masyarakat Flores, NTT.

“Dengan adanya prodi baru ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi pengembangan geothermal di Indonesia, khususnya di Nusa Tenggara Timur,” ujar Dirjen EBTKE Kementerian ESDM, Prof. Dr. Eng. Eniya Listiani Dewi.

“Undana berkomitmen menyiapkan laboratorium, penguatan kapasitas dosen, hingga kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri guna menyambut mahasiswa angkatan pertama pada Fakultas Sains dan Teknologi,” tegas Wakil Rektor IV Undana, Prof. Philiphi de Rozari.

Resminya pendirian Prodi Teknik Geologi Konsentrasi Geothermal di Undana ini membawa dampak perubahan struktur ketenagakerjaan dan pengelolaan energi terbarukan yang sangat penting bagi Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Selama ini, kekayaan potensi energi panas bumi di wilayah NTT belum mampu dikelola secara optimal oleh daerah sendiri akibat minimnya ketersediaan SDM dan tenaga ahli teknis lokal di bidang kegeologian. Keterbatasan tersebut membuat proyek eksplorasi dan pemanfaatan energi terbarukan di NTT sangat bergantung pada tenaga ahli dari luar daerah.

Ketergantungan pasokan sumber daya manusia dari luar NTT tersebut terbukti memperlambat kemandirian tata kelola energi serta membatasi keterlibatan putra-putri daerah dalam industri strategis nasional. Melalui kehadiran prodi baru di FST Undana ini, jurang kelangkaan SDM ahli geothermal berbasis putra daerah tersebut resmi dipangkas.

Dampak jangka panjangnya, Undana memegang peran sentral sebagai pusat pencetak tenaga ahli geologi lokal yang siap mengakselerasi transisi energi terbarukan secara mandiri di NTT. Penguasaan kapasitas teknis oleh akademisi dan lulusan daerah akan memastikan eksplorasi potensi panas bumi berjalan selaras dengan kebutuhan industri serta memberikan nilai tambah ekonomi langsung bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur. (ben)

Berita Terkait

PKM Undana Olah Kacang Merah Jadi Tepung Bakso Dan Nugget
SMPK St Teresia Kupang Tampil Sebagai Juara Cerdas Cermat PPKN NTT
Undana Siapkan Program Tutorial Presentasi Bahasa Inggris Gratis Bagi Mahasiswa
Undana Perkuat Pengetahuan Biologi Melalui Cerdas Cermat Tingkat SMP/MTS Di NTT
Fakultas Hukum Undana Bedah Konsep Baru KUHP Dan KUHAP Baru
Menkokesra Serahkan Tanda Penghargaan Untuk Undana
Undana Lepas 485 Mahasiswa Peserta KKN Di Enam Kabupaten Di NTT
Undana Apresiasi News Zeland Scholarship Lakukan Evaluasi Program Beasiswa

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:53

PKM Undana Olah Kacang Merah Jadi Tepung Bakso Dan Nugget

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:55

Undana Siapkan Program Tutorial Presentasi Bahasa Inggris Gratis Bagi Mahasiswa

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:42

Undana Perkuat Pengetahuan Biologi Melalui Cerdas Cermat Tingkat SMP/MTS Di NTT

Rabu, 21 Oktober 2026 - 05:13

Fakultas Hukum Undana Bedah Konsep Baru KUHP Dan KUHAP Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 - 02:50

Menkokesra Serahkan Tanda Penghargaan Untuk Undana

Berita Terbaru

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

PKM Undana Olah Kacang Merah Jadi Tepung Bakso Dan Nugget

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:53

BAKU DAPA DI KOTA KUPANG

Polda NTT Tahan Rusna Pimpinan PT Tugas Mulai Terseret Kasus Dugaan TPPO YN

Jumat, 23 Okt 2026 - 07:43