Pemkot Kupang Buka Ruang Kolaborasi Konven Pelayanan Kupang Daratan Semau

Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., saat menerima audiensi Tim Pelayanan Konven Pelayan Kupang Daratan Semau di Ruang Kerja Wakil Wali Kota Kupang, Kamis (27/8). Foto Prokopim Setda Kota Kupang.
Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., saat menerima audiensi Tim Pelayanan Konven Pelayan Kupang Daratan Semau di Ruang Kerja Wakil Wali Kota Kupang, Kamis (27/8). Foto Prokopim Setda Kota Kupang.

“Pendeta-pendeta juga harus refreshing, karena memang banyak yang memiliki jam pelayanan yang sangat sibuk. Ini menjadi waktu untuk berhenti sejenak, melakukan refleksi dan kembali menjadi diri sendiri,” ungkap Serena.

KUPANG, MEDIASINTT.COM  – Pemerintah Kota Kupang mendukungan terhadap upaya memperkuat kebersamaan dan penyegaran para pelayan gereja melalui rencana pelaksanaan Konven Pelayan Kupang Daratan Semau.

Dukungan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., saat menerima audiensi Tim Pelayanan Konven Pelayan Kupang Daratan Semau di Ruang Kerja Wakil Wali Kota Kupang, Kamis (27/8).

Bacaan Lainnya

Wawali menegaskan, Pemerintah Kota Kupang terbuka untuk mendukung kegiatan yang akan mempertemukan para pendeta dari sejumlah klasis di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang tersebut, sepanjang sesuai dengan kewenangan dan kemampuan pemerintah daerah. “Pemerintah Kota Kupang pastinya siap mendukung. Nanti apa yang menjadi kebutuhan kita bisa saling koordinasikan lebih lanjut,” ujar Serena.

Menurutnya, karena kegiatan tersebut turut melibatkan para pendeta yang melayani di wilayah Kota Kupang, pemerintah memiliki perhatian untuk memastikan kegiatan dapat berlangsung dengan baik.

Serena meminta panitia menyusun daftar kebutuhan secara terperinci, mulai dari tenda, transportasi, bus hingga kebutuhan pendukung lainnya.

Selanjutnya, kebutuhan tersebut akan dikoordinasikan bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait sesuai tugas dan kewenangannya.

“Dukungan pemerintah tidak selalu harus dalam bentuk anggaran. Bisa juga dalam bentuk fasilitasi dan koordinasi lintas OPD sesuai kebutuhan kegiatan,” tegasnya.

Wawali juga menyambut baik rencana pemanfaatan Sekolah Lapangan Nekamese sebagai salah satu lokasi kegiatan. Sebagai owner dia menjelaskan bahwa saat ini tengah melakukan sejumlah pembenahan di lokasi tersebut sehingga diharapkan dapat menunjang pelaksanaan Konven.

Lebih dari sekadar kegiatan pertemuan, Serena melihat Konven sebagai ruang penting bagi para pendeta untuk mengambil jeda dari padatnya rutinitas pelayanan.

Menurutnya, para pelayan gereja juga membutuhkan ruang untuk berhenti sejenak, merefleksikan perjalanan pelayanan, membangun kembali kebersamaan, dan memulihkan energi sebelum kembali hadir di tengah masyarakat.

“Pendeta-pendeta juga harus refreshing, karena memang banyak yang memiliki jam pelayanan yang sangat sibuk. Ini menjadi waktu untuk berhenti sejenak, melakukan refleksi dan kembali menjadi diri sendiri,” ungkap Serena.

Ia menilai, kondisi para pelayan yang memiliki energi dan semangat yang baik pada akhirnya juga akan memberi dampak positif terhadap kualitas pelayanan kepada jemaat dan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Serena turut menyampaikan salam dari Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, yang berhalangan hadir karena sedang berada di Flores.

Wakil Ketua Klasis Kupang Barat, Pendeta Netti Fanggidae, menjelaskan bahwa Konven Pelayan Kupang Daratan Semau dirancang sebagai wadah perjumpaan para pendeta untuk sejenak keluar dari rutinitas pelayanan.

Selain membangun kebersamaan, kegiatan tersebut akan menjadi ruang refleksi dan penyegaran agar para pendeta dapat kembali menjalankan tugas pelayanan dengan semangat yang diperbarui. Kegiatan ini direncanakan melibatkan para pendeta dari tiga klasis di Kota Kupang serta klasis-klasis di Kabupaten Kupang, khususnya wilayah Kupang Daratan dan Semau.

Sekretaris Panitia, Haris Oematan, ST., mengatakan wilayah pelayanan tersebut mencakup sekitar 17 klasis dengan jumlah pendeta kurang lebih 630 orang.

Ia menyebut Konven secara khusus diarahkan sebagai ruang healing dan penyegaran bagi para pendeta. Karena itu, panitia memilih lokasi yang memungkinkan terciptanya suasana yang lebih cair, dekat, dan mendukung proses refleksi. Salah satu lokasi yang direncanakan digunakan adalah Sekolah Lapangan Nekamese.

Konven Pelayan Kupang Daratan Semau dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, 22–24 September 2026. Hari pertama, 22 September, akan diisi dengan pembukaan. Selanjutnya, pada 23 September, peserta akan mengikuti berbagai kegiatan kebersamaan dan sharing, termasuk dialog bersama para pimpinan wilayah. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan ibadah bersama pada 24 September.

Selain menjadi ruang penyegaran, Konven diharapkan dapat memperkuat komunikasi antara para pelayan gereja dengan pemerintah, termasuk dalam membangun pemahaman dan sinkronisasi antara perencanaan pelayanan gereja dan pembangunan daerah. Karena itu, panitia berharap Wali Kota maupun Wakil Wali Kota Kupang dapat hadir, khususnya dalam pembukaan maupun dialog bersama para peserta. (ben)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *