“Kita semua akan berakhir di tempat yang sama, tetapi yang akan diingat adalah karya dan pengabdian yang telah kita lakukan,”kata Prof Jefri Balle
KUPANG, MEDIASINTT.COM – Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana) Prof. Jefri Bale mengingatkan para civitas akademika di lembaga perguruan tinggi terbesar di NTT itu untuk tidak melupakan jasa-jasa para guru besar, dosen, tenaga kependidikan, serta para purnabakti yang telah memberikan kontribusi bagi perkembangan Undana.
Hal itu dikatakan Rektor Undana Prof Dr. Jefrri Balle saat menutup rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-64 Undana dalam acara syukuran dan award yang digelar di Auditorium Undana, Jumat (18/9/2026).
“Kita harus ingat jasa para rektor terdahulu, guru besar, dosen, tenaga kependidikan, serta para purnabakti yang telah memberikan kontribusi bagi perkembangan Undana, sehingga Undana jadi seperti ini,” kata Prof Jefri Balle.
Prof. Jefri Bale menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi terhadap perjalanan Undana hingga memasuki usia 64 tahun.
Ia mengajak seluruh sivitas akademika untuk mensyukuri perjalanan Undana kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, sekaligus tidak melupakan jasa para pendahulu yang telah meletakkan fondasi dan membangun universitas tersebut.
“Paling pertama dan terutama, kita perlu berterima kasih kepada Tuhan Yang Maha Kuasa untuk seluruh penyertaan yang baik kepada kita,” kata Prof. Jefri.
Dia mengatakan keberadaan Undana saat ini tidak terlepas dari kerja keras dan pengabdian para pemimpin serta sivitas akademika pada masa sebelumnya.
“Kita semua akan berakhir di tempat yang sama, tetapi yang akan diingat adalah karya dan pengabdian yang telah kita lakukan,”kata Prof Jefri Balle dihadapan ratusan peserta..
Prof. Jefri kemudian menyampaikan terima kasih kepada jajaran pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, tenaga kebersihan, keamanan, serta seluruh sivitas akademika Undana yang selama ini mendukung pelayanan dan pengembangan kampus.
Dikatakannya saat ini Undana memiliki 35 .000 mahasiswa di Sembilan fakultas dan program Pasca Sarjana sehingga tanggung jawab yang diemban seluruh civitas akademika Undana sangatlah berat.
Ia mengatakan, Undana tidak hanya menjadi tempat pendidikan bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi tumpuan harapan banyak keluarga dan masyarakat di Nusa Tenggara Timur.
“Masyarakat NTT memiliki harapan besar terhadap Undana karena ribuan anak mereka kulih di tempat ini , tolong kita jaga sama-sama, jika anak-anak itu gagal maka kita juga gagal dalam mendidik mereka,” tegasnya.
Ia berharap seluruh Civitas akademika untuk memberikan pelayanan terbaik kepada mahasiswa dengan mengedepankan profesionalitas, integritas, dan kepedulian, karena mahasiswa yang saat ini menempuh pendidikan di Undana merupakan generasi yang dalam beberapa tahun ke depan akan mengambil peran penting di tengah masyarakat NTT.
“Apabila kita tidak mampu memberikan pelayanan yang baik dan optimal, mereka bisa tidak menjadi apa-apa. Jika kita bisa membibing anak-anak ini secara baik maka mereka menjadi generasi cerdas dan mampu berkontribusi bagi NTT,” kata Prof Jefry Balle.
Kegiatan penutupan rangkaian Dies Natalis ke-64 Undana didahului kegiatan ibadat oleh rohaniwan Katolik dan Kristen Protestan serta diwarnai pemotongan tumpeng oleh Rektor Undana Prof Jefri Balle. (ben)





