“Masyarakat NTT sudah lama menginginkan agar setiap daerah memiliki tenaga dokter spesialis sendiri, sehingga dengan adanya program pendidikan dokter spesialis di Undana maka menjadi jawaban terhadap keinginan masyarakat NTT,” kata Rektor Jefri S. Bale.
KUPANG, MEDIASI NTT COM – Universitas Negeri Nusa Cendana Kupang,Provinsi Nusa Tenggara Timur secara resmi membuka dua program studi baru bidang kedokteran dan kedokteran hewan khusus program spesialis sebagai upaya mengatasi kekurangan tenaga medis di NTT.
Program studi yang baru dibuka menurut Rektor Universitas Nusa Cendana Kupang, Rektor Undana Kupang Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale dalam keterangannya kepada wartawan di Kupang, Selasa, yakni program studi Anestesiologi dan terapi intensif, program spesialis dan program studi obstetri dan Ginekologi program spesialis.
Rektor Jefri S. Bale menegaskan dengan dibukanya dua program spesialis pada Fakultas Kedokteran dan kedokteran hewan Universitas Nusa Cendana Kupang itu, merupakan bentuk komitmen Undana dalam mendukung pembangunan sektor kesehatan di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Dia mengatakan pembentukan program spesialis ini sebagai solusi dalam mengatasi kekurangan tenaga spesialis yang sering dikeluhkan masyarakat dalam bidang kesehatan di NTT.
“Masyarakat NTT sudah lama menginginkan agar setiap daerah memiliki tenaga dokter spesialis sendiri, sehingga dengan adanya program pendidikan dokter spesialis di Undana maka menjadi jawaban terhadap keinginan masyarakat NTT,” kata Rektor Jefri S. Bale.
Di menegaskan, Undana telah menyiapkan berbagai infrastruktur guna mendukung kegiatan pendidikan bagi tenaga dokter spesialis dan telah mengantongi SK dari Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek.
Ia berharap pemerintah kabupaten/kota di NTT untuk mengirimkan dokter-dokter dari daerah setempat untuk melanjutkan pendidikan spesialisnya di Undana.
Kehadiran dua program studi spesialis kedokteran yang mulai berlangsung Februari 2026 menjadi togak sejarah dalam pembangunan pendidikan di NTT, karena baru pertama kali ada program studi pendidikan dokter spesialis.
“Menjadi kebangaan karena NTT sudah bisa membuka prodi dokter spesialis. Apabila selama ini banyak yang megambil spesialis di luar NTT, sekarang tidak perlu lagi keluar NTT. Kita utamakan anak daerah NTT dulu, karena setelah mengikuti pendidikan spesialis kembali mengabdi di daerah asalnya, sehingga tidak terjadi kekurangan tenaga dokter spesialis seperti terjadi selama ini,”tegas Rektor Jefri S. Bale. Didampingi sejumlah pejabat lingkup Undana. (Beny)






