40 Peserta Program Alumni Pejuang Digital Lakukan Pendampingan Guru Di Kabupaten Kupang

Keterangan foto/ prokopim - 40 peserta Program Alumni Pejuang Digital akan melaksanakan pengabdian dan pendampingan pembelajaran serta peningkatan kapasitas guru di Kabupaten Kupang.
Keterangan foto/ prokopim - 40 peserta Program Alumni Pejuang Digital akan melaksanakan pengabdian dan pendampingan pembelajaran serta peningkatan kapasitas guru di Kabupaten Kupang.

“Kami menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada LPDP dan seluruh Alumni Pejuang Digital yang telah mengambil peran nyata dalam mendukung percepatan digitalisasi pembelajaran, khususnya di Kabupaten Kupang,” kata Bupati Yosef Lede.

KUPANG, MEDIASINTT.COM – Bupati Kupang, Yosef Lede melepas 40 peserta Program Alumni Pejuang Digital yang akan melaksanakan pengabdian dan pendampingan pembelajaran serta peningkatan kapasitas guru di Kabupaten Kupang, Selasa.

Bacaan Lainnya

Pendaampingan pembelajaran bagi para guru berlangsung selama tiga bulan.

Bupati Yosef Lede menegaskan sektor pendidikan harus menjadi perhatian karena akan  fondasi pembangunan daerah.

“Pendidikan merupakan pondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan berkarakter, sebagaimana yang kita cita-citakan menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Ia juga mengakui bahwa tantangan pemerataan akses dan mutu pendidikan masih menjadi pekerjaan besar bersama, khususnya di wilayah 3T dan daerah dengan keterbatasan seperti dialami Kabupaten Kupang.

Namun di tengah tantangan kata dia perkembangan teknologi digital membuka peluang besar untuk melakukan lompatan kemajuan dalam dunia pendidikan.

Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa transformasi digital tidak cukup hanya dengan penyediaan perangkat. Diperlukan pendampingan, penguatan kapasitas guru, serta perubahan pola pembelajaran agar transformasi digital benar-benar berjalan efektif dan berkelanjutan..

Bupati juga memberikan apresiasi kepada LPDP dan Alumni Pejuang Digital atas kontribusi nyata mereka untuk melakukan pendampingan selama tiga bulan di daerah ini.

“Kami menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada LPDP dan seluruh Alumni Pejuang Digital yang telah mengambil peran nyata dalam mendukung percepatan digitalisasi pembelajaran, khususnya di Kabupaten Kupang,” kata Bupati Yosef Lede.

Ia menambahkan bahwa kehadiran para alumni tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga strategis.

“Mereka bukan hanya membantu penggunaan perangkat digital, tetapi juga menjadi motor penggerak dalam meningkatkan literasi digital, mengembangkan konten pembelajaran inovatif, serta mendorong ekosistem pembelajaran yang adaptif dan interaktif,” jelasnya.

Program ini, lanjutnya, juga berfokus pada perubahan pola pikir dan budaya belajar di sekolah. Ia menyampaikan bahwa pihaknya ingin mendorong sekolah-sekolah untuk bertransformasi dari pembelajaran konvensional menuju digital, hingga pada akhirnya mencapai level pembelajaran yang lebih maju atau smart school.

Ia berharap program selama 12 minggu tersebut dapat memberikan dampak nyata, dengan terjadinya peningkatan kapasitas guru, kualitas pembelajaran, serta kemampuan sekolah dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam proses belajar mengajar.

Kepada Dinas Pendidikan dan para Kepala Sekolah, Bupati mengajak untuk memanfaatkan momentum ini.

“Jadikan momentum ini sebagai titik awal untuk melakukan transformasi pendidikan di sekolah masing-masing,” pesannya.

Sementara itu, perwakilan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Wati Yuliawati, menegaskan bahwa peran alumni bersifat pendampingan.

“Para alumni ini hadir untuk mendampingi, bukan menggantikan peran Bapak-Ibu guru di sekolah. Mereka membantu dalam proses pengabdian untuk meningkatkan kualitas pembelajaran,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Subdivisi Penyaluran Alumni LPDP, Shera Betania, menyampaikan bahwa program ini merupakan momen penting bagi LPDP.

“Ini adalah momen yang sangat kami tunggu-tunggu. Kami tidak hanya ingin mencetak lulusan terbaik, tetapi juga memastikan alumni dapat berkontribusi nyata di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga berharap program ini menjadi warisan positif bagi daerah.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi legacy bagi para alumni, khususnya di Kupang dan Nusa Tenggara Timur, dalam mencetak SDM unggul ke depan,” tambahnya.

Ia mengajak seluruh pihak untuk berkolaborasi agar bersama-sama dapat mencerdaskan bangsa dan menciptakan sumber daya manusia yang bermanfaat bagi masa depan. (ben)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *