Kesbangpol Mulai Menerapkan SIRLIT Mempermudah Riset Bagi Dosen Undana

Kepala Kesbangpol Provinsi NTT, Noldy Hosea Pellokila, S. Sos., M.M., CRMO,

“Penerapan informasi digital ini bukan sekadar untuk membuat pelayanan mudah, namun juga untuk menciptakan budaya pelayanan dengan cepat, transparan, akuntabel serta responsif dan berorientasi pada kebutuhan,” ujar Noldy.

KUPANG,MEDIASINTT.COM – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) NTT bakal menerapkan Sistem Informasi Rekomendasi Teknis Izin Penelitian (SIRLIT)  guna mempermudah izin riset bagi dosen dan mahasiswa Universitas Nusa Cendana (Undana), sekaligus meningkatkan riset berkualitas yang berdampak bagi pembangunan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hal ini mengemuka saat sosialisasi penerapan SIRLIT yang dilakukan dalam jaringan (daring) melalu Zoom Meeting, Senin (3/8/2026), yang dipandu Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, Agama, dan Organisasi Kemasyarakatan Kesbangpol Provinsi NTT, Chirstin L. Konterius, S. Sos., M.M.

Bacaan Lainnya

Kepala Kesbangpol Provinsi NTT, Noldy Hosea Pellokila, S. Sos., M.M., CRMO, menyampaikan bahwa penelitian memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan daerah. Melalui penelitian, pemerintah dapat memperoleh data dan rekomendasi objektif yang dapat menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan dan mengambil keputusan.

Dihadapan puluhan peserta, Noldy mengungkapkan bahwa melalui SIRLIT, para peneliti dapat mengajukan permohonan rekomendasi penelitian secara lebih mudah dan efisien. Sistem tersebut juga membantu memberikan informasi mengenai persyaratan dan tahapan pelayanan sehingga peneliti tidak harus melalui proses yang panjang dan berulang.

“Penerapan informasi digital ini bukan sekadar untuk membuat pelayanan mudah, namun juga untuk menciptakan budaya pelayanan dengan cepat, transparan, akuntabel serta responsif dan berorientasi pada kebutuhan,” ujar Noldy.

Kemudahan tersebut menjadi relevan bagi Undana sebagai perguruan tinggi yang memiliki kegiatan penelitian yang dilakukan oleh dosen maupun mahasiswa. Dalam pelaksanaannya, kegiatan penelitian membutuhkan proses administratif, termasuk pengurusan rekomendasi penelitian. Kehadiran SIRLIT menjadi salah satu upaya untuk memberikan kemudahan dalam proses tersebut melalui layanan berbasis digital.

Dalam sosialisasi tersebut, peserta diperkenalkan dengan penggunaan SIRLIT melalui penayangan video mengenai aplikasi. Kesbangpol Provinsi NTT kemudian memberikan praktik secara langsung mengenai cara menggunakan SIRLIT, yang dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab.

Melalui penerapan SIRLIT, Kesbangpol Provinsi NTT berharap mahasiswa, akademisi, peneliti, dan lembaga penelitian yang akan melaksanakan penelitian di wilayah NTT dapat memperoleh pelayanan yang lebih mudah dan profesional.

Bagi Undana, kemudahan tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran kegiatan penelitian dosen dan mahasiswa sekaligus memperkuat pemanfaatan layanan publik berbasis digital dalam menunjang aktivitas akademik. (ben)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *