“Masyarakat diedukasi untuk mulai memilah sampah dari rumah masing-masing, dan bank sampah ini akan difungsikan untuk menampung sampah-sampah plastik yang bernilai ekonomis,” ujar Yohanes.
KUPANG,MEDIASINTT.COM – Universitas Nusa Cendana menetapkan wilayah Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang sebagai lokasi pengembangan Bank Sampah sebagai upaya mengatasi masalah sampah
Hal itu ditandai dengan dilakukan launching Bank Sampah Unit Lasiana Eco Resort, Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang oleh Staf Ahli Wali Kota Kupang Bidang Ekonomi dan Pembangunan Daud Nafi, Sabtu (19/9/2026).
Staf Ahli Wali Kota Kupang Bidang Ekonomi dan Pembangunan Daud Nafi, mengatakan bahwa pengelolaan bank sampah ini harus berbasis komunitas sehingga persoalan sampah menjadi tanggung jawab semua masyarakat.
Ia berharap dengan adanya Bank Sampah Eco Resort ini dapat tumbuh lagi bank sampah di kelurahan-kelurahan lain di Kota Kupang.
Dia mengapresiasi dilakukan pemerintah Kelurahan Lasiana yang bergerak cepat dalam membentuk Bank Sampah sebagai bentuk komitmen lurah dalam mengatasi sampah.
Kepala UPT LKK Undana Nixon Ramang, S. Hut, M. Si, mengatakan bahwa Undana akan membantu Pemerintah Kelurahan Lasiana untuk memetakan potensi apa yang ada di sini agar dapat dikembangkan.
Nixon Ramang, S.Hut., M.Si, menegaskan komitmen Undana untuk membantu memetakan potensi lokal di Lasiana agar dapat dikembangkan lebih lanjut guna mendukung program Pemerintah Kota Kupang.
Pengelolaan Bank Sampah Unit Lasiana Eco Resortmelibatkan generasi muda setempat dengan system operasional dan mekanisme penyetoran sampah dirancang menggunakan sistem digital yang dikembangkan secara mandiri oleh pemuda dan warga Kelurahan Lasiana.
Melalui digitalisasi ini, pencatatan tabungan sampah warga diharapkan menjadi lebih transparan, modern, dan akuntabel.
Dengan adanya langkah awal di RW 06, Pemerintah Kelurahan Lasiana berharap gerakan pilah sampah ini dapat terus tumbuh dan direplikasi oleh kelurahan-kelurahan lain di Kota Kupang demi menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan bernilai guna.
Sementara Ketua Koordinator Bank Sampah Unit Lasiana Eco Resort, Ebid Robinson Sonlay mengatakan bahwa terdapat tiga divisi, yaitu penyuluhan, pemilahan dan dan divisi keuangan.
“Kami merasa didukung Pemerintah dan Akademisi, mari kita bergerak bersama-sama,” ajaknya.
Lurah Lasiana, Yohanes F. L. Keluli, S.Sos., M.AP, mengungkapkan bahwa kehadiran bank sampah ini diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi dan lingkungan yang nyata bagi warga sekitar. Program ini diawali dengan menetapkan wilayah RW 06 sebagai lokasi awal atau proyek percontohan (pilot project).
Selain menyasar pemukiman warga, kawasan pesisir pantai Lasiana yang menjadi salah satu titik pariwisata utama juga mendapat perhatian khusus dalam pengelolaan kebersihan ini.
“Masyarakat diedukasi untuk mulai memilah sampah dari rumah masing-masing, dan bank sampah ini akan difungsikan untuk menampung sampah-sampah plastik yang bernilai ekonomis,” ujar Yohanes.
Beliau juga mendorong keterlibatan aktif dari seluruh elemen masyarakat, mulai dari RT/RW, Karang Taruna, kelompok sadar wisata, pelaku usaha, hingga dunia pendidikan.Dukungan penuh juga datang dari civitas akademika Universitas Nusa Cendana. (ben)





