Rektor Undana Sebut “Undana Satu Pintu” Jadi Penguat Unit Layanan Terpadu

FOTO/ HUMAS UNDANA - Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana), Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng memimpin rapat kerja maraton di tiga biro strategis, yakni Biro Umum dan Keuangan (BUK), Biro Akademik dan Kemahasiswaan (BAK), serta Biro Perencanaan dan Kerja Sama (BPKS, Senin (2/2/2026).
FOTO/ HUMAS UNDANA - Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana), Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng memimpin rapat kerja maraton di tiga biro strategis, yakni Biro Umum dan Keuangan (BUK), Biro Akademik dan Kemahasiswaan (BAK), serta Biro Perencanaan dan Kerja Sama (BPKS, Senin (2/2/2026).

“Publik berhak mengetahui arah anggaran Undana. Ini bukan sekadar angka, tapi bentuk tanggung jawab moral dan transparansi institusi kepada masyarakat,”kata Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana), Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., 

KUPANG, MEDIASINTT.COM – Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana), Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., menegaskan penerapan ekosistem “Undana Satu Data” dan penguatan Unit Layanan Terpadu (ULT) merupakan fondasi utama dalam mempercepat transformasi birokrasi. Langkah ini diambil guna memastikan pelayanan publik di lingkungan kampus berjalan lebih cepat, transparan, dan akuntabel.

Bacaan Lainnya

Penegasan tersebut disampaikan Rektor saat memimpin rapat kerja maraton di tiga biro strategis, yakni Biro Umum dan Keuangan (BUK), Biro Akademik dan Kemahasiswaan (BAK), serta Biro Perencanaan dan Kerja Sama (BPKS), , Senin (2/2/2026).

Rektor Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, menginstruksikan agar ULT difungsikan secara optimal sebagai pusat layanan informasi, administrasi, dan pengaduan sivitas akademika yang terintegrasi.

Menurut dia  ketiga biro akan menempatkan staf khusus di ULT agar seluruh urusan administrasi dapat diselesaikan di satu pintu tanpa prosedur yang berbelit.

“ULT adalah kunci pembenahan layanan kita. Pelayanan harus lebih cepat dan terukur. Sebagai bentuk profesionalisme, kita perlu melakukan studi tiru ke kementerian atau universitas lain yang telah sukses menerapkan sistem ini,” tegas Prof. Jefri.

Salah satu poin penting  dalam rapat tersebut adanya instruksi Rektor untuk mempublikasikan item anggaran strategis kepada masyarakat luas melalui media visual seperti baliho dan flayer. Langkah ini bertujuan agar sivitas akademika dan masyarakat dapat memahami arah kebijakan serta keberpihakan anggaran universitas.

“Publik berhak mengetahui arah anggaran Undana. Ini bukan sekadar angka, tapi bentuk tanggung jawab moral dan transparansi institusi kepada masyarakat,” ujarnya.

Dalam arahannya di masing-masing biro, Rektor menekankan poin-poin krusial. Biro Umum dan Keuangan (BUK) diminta untuk berfokus pada integrasi data kepegawaian dan keuangan serta evaluasi regulasi absensi digital (Siadiknona) untuk meningkatkan disiplin kerja yang adil.

Biro Akademik dan Kemahasiswaan (BAK) didorong untuk memaksimalkan jaminan kepastian layanan akademik melalui validasi data mahasiswa aktif, sinkronisasi ijazah, serta transparansi pengelolaan beasiswa. Biro Perencanaan dan Kerja Sama (BPKS) ditekankan pada seluruh pelaporan kinerja yang wajib berbasis indikator terukur dan mudah diakses oleh publik guna menumbuhkan kepercayaan masyarakat.

Agenda reformasi ini akan dievaluasi secara berkala oleh jajaran pimpinan Undana, termasuk Wakil Rektor I Bidang Akademik, Prof. Dr. drh. Annytha I. R. Detha, M.Si., dan Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Dr. Drs. Siprianus Suban Garak, M.Sc.

Dengan penguatan Unit Layanan Terpadu dan validitas data yang terpusat, Undana optimis dapat mewujudkan Excellent University Governance yang mampu menjawab tantangan disrupsi di dunia pendidikan tinggi. (Ben)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *