Undana Bertekad Hadirkan Layanan Kesehatan Berkulitas Bagi Pasien BPJS Kesehatan

FOTO HUMAS UNDANA - Plt. Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Undana, Prof. Dr. drh. Annytha I. R. Detha, M.Si melakukan audensi dengan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kupang, dr. Ario Trisaksono, S.H., M.H untuk menjajaki kerjasama dalam bidang pelayanan kesehatan bagi pasien BPJS Kesehatan.
FOTO HUMAS UNDANA - Plt. Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Undana, Prof. Dr. drh. Annytha I. R. Detha, M.Si melakukan audensi dengan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kupang, dr. Ario Trisaksono, S.H., M.H untuk menjajaki kerjasama dalam bidang pelayanan kesehatan bagi pasien BPJS Kesehatan.

“RS Undana memiliki aset dan sumber daya manusia yang mumpuni. Namun, kepastian jadwal praktik dokter dan kelengkapan sarana-prasarana adalah harga mati dalam layanan JKN. Kami tidak ingin ada pasien yang masuk kemudian harus dirujuk kembali ke rumah sakit lain hanya karena fasilitas penunjang yang tidak siap,” tegas dr. Ario.

KUPANG, MEDIASINTT.COM – Universitas Nusa Cendana (Undana) terus memacu kesiapan Rumah Sakit (RS) Undana menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat  yang ikut dalam program Jaminan Kesehatan Nasional  sekaligus menjadi wahana pendidikan medis yang unggul.

Bacaan Lainnya

Plt. Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Undana, Prof. Dr. drh. Annytha I. R. Detha, M.Si , Selasa (3/2/2026)  menyatakan bahwa saat ini Undana telah menyiagakan 14 dokter spesialis yang juga merupakan tenaga pendidik.

Kehadiran mereka kata dia diperkuat dengan pembukaan program studi spesialis baru, yakni Anestesiologi dan Terapi Intensif serta Obstetri dan Ginekologi yang akan segera disusul oleh spesialis Penyakit Dalam.

Plt. Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Undana, Prof. Dr. drh. Annytha I. R. Detha, M menegaskan hal itu saat melakukan audens dengan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kupang, dr. Ario Trisaksono, S.H., M.H.

“Dosen kami adalah praktisi medis yang siap mendukung pelayanan publik. RS Undana akan menjadi laboratorium hidup bagi mahasiswa sekaligus unit layanan yang kompetitif,” jelas Prof. Annytha.

Universitas Nusa Cendana (Undana) terus memacu kesiapan Rumah Sakit (RS) Undana untuk segera melayani pasien Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Dalam audiensi strategis bersama BPJS Kesehatan Cabang Kupang, Undana menegaskan komitmennya untuk memenuhi standar kredensial ketat guna menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat sekaligus menjadi wahana pendidikan medis yang unggul.

Pertemuan yang berlangsung di Aula Kantor BPJS Kesehatan Kupang ini menjadi ajang verifikasi prasyarat kerja sama, mulai dari ketersediaan dokter spesialis hingga keandalan sarana penunjang operasional.

Sementara itu Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kupang, dr. Ario Trisaksono, S.H., M.H., memberikan apresiasi atas potensi besar RS Undana sebagai institusi pendidikan.

Ia  mengingatkan bahwa untuk bergabung dalam ekosistem JKN, RS Undana harus menjamin keberlanjutan layanan dan siap bersaing dengan 14 rumah sakit pemerintah maupun swasta yang telah eksis di Kota Kupang.

“RS Undana memiliki aset dan sumber daya manusia yang mumpuni. Namun, kepastian jadwal praktik dokter dan kelengkapan sarana-prasarana adalah harga mati dalam layanan JKN. Kami tidak ingin ada pasien yang masuk kemudian harus dirujuk kembali ke rumah sakit lain hanya karena fasilitas penunjang yang tidak siap,” tegas dr. Ario.

Untuk menjawab catatan BPJS terkait sarana fisik, Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Prof. Dr. Drs. Paul G. Tamelan, M.Si., menegaskan bahwa Undana telah mengalokasikan anggaran Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) secara prioritas.

Beberapa pembenahan teknis yang tengah berjalan meliputi  Keandalan Energi: Pengadaan genset berkapasitas 200 kVA untuk menjamin layanan 24 jam,   Fasilitas Poli: Penataan ulang ruang poliklinik agar sesuai standar kenyamanan pasien, Kredensial Administrasi: Pengurusan Surat Izin Praktik (SIP) kolektif dan penataan kamar perawatan.

Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Undana, Yefri C. Adoe, S.E., M.AP., menambahkan bahwa seluruh persyaratan administratif sedang ditindaklanjuti secara bertahap berdasarkan hasil visitasi awal. Dengan sinergi ini, RS Undana optimis dapat segera lulus proses kredensial BPJS Kesehatan dan menjadi salah satu rujukan kesehatan utama di Nusa Tenggara Timur. (Ben))

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *