“Keikutsertaan Cintya dalam ajang ini mencerminkan peran mahasiswa dalam mengembangkan diri secara seimbang. Tidak hanya mahir secara akademik, tetapi juga berani membawa gagasan dan kapasitas diri untuk bersaing di tingkat nasional,” ungkap perwakilan BEM FKIP Undana.
KUPANG, MEDIASINTT.COM – Crescentia Atniseyla Tegok . Mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Nusa Cendana Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur lolos seleksi tahap kedua audisi nasional ajang bergengsi Puteri Indonesia 2026.
Crescentia Atniseyla Tegok, asal Ruteng, Kabupaten Manggarai ini , mencatatkan prestasi membanggakan dengan terpilih sebagai Finalis Favorit sekaligus lolos seleksi tahap kedua audisi nasional ajang bergengsi Puteri Indonesia 2026 di panggung nasional setelah melalui proses kurasi yang ketat.
Keberhasilan sosok yang akrab disapa Cintya Tegok ini menjadi representasi keterlibatan aktif mahasiswa Undana dalam mengaktualisasikan potensi non-akademik di level tertinggi.
Sebelum berkiprah di kancah nasional, Cintya merupakan Putri Manggarai 2025 yang dikenal aktif dalam berbagai ruang publik.
Latar belakangnya sebagai mahasiswi Pendidikan Bahasa Inggris memberikan nilai tambah pada kemampuan komunikasi dan wawasannya, yang menjadi elemen krusial dalam penilaian Puteri Indonesia.
“Keikutsertaan Cintya dalam ajang ini mencerminkan peran mahasiswa dalam mengembangkan diri secara seimbang. Tidak hanya mahir secara akademik, tetapi juga berani membawa gagasan dan kapasitas diri untuk bersaing di tingkat nasional,” ungkap perwakilan BEM FKIP Undana.
Setelah menyabet gelar Finalis Favorit, Cintya secara resmi dinyatakan lolos seleksi tahap kedua audisi nasional yang dilaksanakan di Jakarta. Tahapan ini merupakan fase penentu sebelum para peserta terpilih memasuki masa karantina dan babak final.
Ajang Puteri Indonesia sendiri merupakan kompetisi yang sangat selektif, dengan beragam penilaian yang meliputi kepribadian (behavior), wawasan (brain), kecantikan (beauty), serta kepedulian sosial.
Undana sebagai tempat Cintya mencari ilmu terus berkomitmen memberikan ruang bagi setiap mahasiswa untuk berprestasi, baik dalam bidang sains maupun minat bakat.
Kehadiran Cintya di ajang nasional ini menjadi indikator keberhasilan pembinaan mahasiswa yang inklusif di lingkungan kampus.
Prestasi Cintya diharapkan dapat memotivasi mahasiswa Undana lainnya untuk terus berkarya dan memanfaatkan ruang pengembangan diri yang tersedia. Kini, dukungan penuh dari sivitas akademika Undana dan masyarakat Nusa Tenggara Timur sangat diharapkan guna mengiringi langkah Cintya menuju babak final Puteri Indonesia 2026.
Dukungan publik melalui voting dan apresiasi di media sosial akan menjadi bagian penting dalam perjalanan Cintya untuk membawa harum nama NTT dan Universitas Nusa Cendana di hadapan Indonesia. (Ben)






