“Apabila sudah terkungkung dalam dua masalah pinjol dan judi online, maka terjadi depresi . Tekanan kesehatan mental ini sangat kompleks sehingga Undana sangat konsen dalam mengatasi ini,” kata Prof Jefri Bale.
KUPANG, MEDIASINTT.COM – Universitas Nusa Cendana Kupang telah membentuk tim konseling kesehatan mental guna mengantisipasi terjadinya depresi yang terjadi dikalangan mahasiswa dan dosen di lembaga perguruan tinggi negeri pertama di NTT ini.
“Kasus yang viral seperti yang terjadi di Ngada tentu harus diantisipasi karena kejadian serupa juga terjadi di level perguruan tinggi, sehingga Kami sudah melakukan berbagai antisipasi dalam mencegah terjadinya gangguan kesehatan mental yang dialami mahasiswa dan dosen ,” kata Rektor Undana Prof. Dr. Ir. Jefri Semuel Bale, ST., M.Eng di Kupang, Kamis.
Prof. Dr. Ir. Jefri Semuel Bale, ST., M.Eng mengatakan hal itu terkait adanya Penandatanganan MoU “Enhancing Student Mental Health and Resilience” dengan lembaga Mennonite Central Committee (MCC). Kegiatan kerjasama itu akan berlangsung selama tiga tahun.
Menurut Prof Jefri Bale, secara institusi Undana menyiapkan berbagai instrument seperti membentuk tim Health Promoting University (HPU) dan lascar sehat serta unit layanan psikologi yang melakukan pendampingan terhadap mahasiswa dan dosen serta tenaga kependidikan dalam bidang pelayanan kesehatan mental.
Ia menambahkan kasus bunuh diri yang melibatkan mahasiswa Undana terakhir terjadi pada 2023 namun sejakj Undana menginisiasi pembentukan Health Promoting University (HPU) dan layanan konsultasi kesehatan mental, sehingga sejak 2024-2025 kasus bunuh diri dilakukan mahasiswa tidak terjadi lagi.
Prof Jefri Bale mengatakan ganguan mental yang dialami mahasiswa tidak saja karena kegiatan perkuliahan tetapi faktor lain seperti tekanaan ekonomi setelah terjerumus dalam kegiatan judi online, pinjaman online .
“Apabila sudah terkungkung dalam dua masalah pinjol dan judi online, maka terjadi depresi . Tekanan kesehatan mental ini sangat kompleks sehingga Undana sangat konsen dalam mengatasi ini,” kata Prof Jefri Bale. (Ben)






